Cinta Tidak Harus Berwujud “Bunga”

November 11, 2009 by isyss

Suami saya adalah seorang insinyur, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di hati saya ketika saya bersandar di bahunya yang bidang. Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.
Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus. Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen. Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan. Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang. Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.
Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.
“Mengapa?”, dia bertanya dengan terkejut.
“Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan” Dia terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak. Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?

Dan akhirnya dia bertanya,
“Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiranmu?”. Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan,
“Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam hati saya, saya akan merubah pikiran saya: Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yang ada di tebing gunung dan kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati. Apakah kamu akan melakukannya untuk saya?” Dia termenung dan akhirnya berkata,
“Saya akan memberikan jawabannya besok.” Hati saya langsung gundah mendengar responnya. Keesokan paginya, dia tidak ada dirumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan. …

“Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya.” Kalimat pertama ini menghancurkan hati saya.

Saya melanjutkan untuk membacanya. “Kamu bisa mengetik di komputer dan selalu mengacaukan program di PC-nya dan akhirnya menangis di depan monitor, saya harus memberikan jari-jari saya supaya bisa membantumu dan memperbaiki programnya.

Kamu selalu lupa membawa kunci rumah ketika kamu keluar rumah, dan saya harus memberikan kaki saya supaya bisa mendobrak pintu, dan membukakan pintu untukmu ketika pulang.

Kamu suka jalan-jalan ke luar kota tetapi selalu nyasar di tempat-tempat baru yang kamu kunjungi, saya harus menunggu di rumah agar bisa memberikan mata saya untuk mengarahkanmu.
Kamu selalu pegal-pegal pada waktu ‘teman baikmu’ datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kakimu yang pegal.

Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi ‘aneh’.  Dan harus membelikan sesuatu yang dapat menghiburmu di rumah atau meminjamkan lidahku untuk menceritakan hal-hal lucu yang aku alami.

Kamu selalu menatap komputermu, membaca buku dan itu tidak baik untuk kesehatan matamu, saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kukumu dan mencabuti ubanmu.
Tanganku akan memegang tanganmu, membimbingmu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajahmu.

Tetapi sayangku, saya tidak akan mengambil bunga itu untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air matamu mengalir menangisi kematianku. Sayangku, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintaimu lebih dari saya mencintaimu. Untuk itu sayang, jika semua yang telah diberikan tanganku, kakiku, mataku, tidak cukup bagimu. aku tidak bisa menahan dirimu mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakanmu” .
Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk membacanya.

“Dan sekarang, sayangku, kamu telah selesai membaca jawaban saya. Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkanku untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri disana menunggu jawabanmu. Jika kamu tidak puas, sayangku, biarkan aku masuk untuk membereskan barang-barangku, dan aku tidak akan mempersulit hidupmu. Percayalah, bahagiaku bila kau bahagia.”.
Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaanku. Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintaiku. Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari hati kita karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

SERINGKALI YANG KITA BUTUHKAN ADALAH MEMAHAMI WUJUD CINTA DARI KONFRATER ANDA, KONSUSTER ANDA, PEMIMPIN ANDA, KONGREGASI ANDA, REKAN ANDA, UMAT ANDA, SAUDARA/I ANDA, ORANGTUA ANDA, PASANGAN ANDA, BAHKAN TUHAN, DAN BUKAN MENGHARAPKAN WUJUD TERTENTU. KARENA CINTA TIDAK SELALU HARUS BERWUJUD “BUNGA” (BARANG), BAHKAN BISA BERUPA KRITIK, SARAN, PENDAPAT, KEMARAHAN, PERHATIAN YANG SEDERHANA, UCAPAN TERIMA KASIH, DLL.

A. Gatot SCJ

Tentang Cinta

November 11, 2009 by isyss

Cinta ibarat KUPU-KUPU

Makin kau kejar, makin ia menghindar tapi bila kau biarkan ia terbang.

ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.

 

cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula menyakiti.

tapi cinta itu hanya istimewa, apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerimanya. …… jadi….tenang saja, jangan tergesa-gesa hingga kau bisa memilih yang terbaik bagimu.

 

= untuk kalian yang ……

Cinta bukanlah perkara menjadi “SEMPURNA” bagi seseorang.

melainkan justru menemukan seseorang yang dapat membantu ‘menyempurnakan’ dirimu dan dirinya.

 

untuk kalian yang…….< PLAYBOY>

Jangan katakan “AKU CINTA PADAMU” bila kau tidak benar-benar peduli padanya.

Jangan bicarakan soal perasaan -perasaan itu bila tidak benar – benar adanya.

Jangan kau Sentuh hidup seseorang jila kau berniat mematahkan hatinya. Jangan menatap kedalam matanya bila apa yang kau katakan cuma DUSTA. Hal terkejam yang bisa kau lakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali untuk menangkapnya saat ia terjatuh…. ..

 

Untuk kalian yang ………SUDAH MENIKAH

Kalau Cinta jangan katakan “INI SALAHMU !” tapi maafkan aku ya?

Bukan “KAU DIMAnA?! ” melainkan “AKU ADA DISINI”

Bukan “KOK BISA SIH KAU BEGITU ?” tapi “AKU MENGERTI “

Dan bukan “COBA, SEANDAINYA KAU………” akan tetapi “TERIMA kASIH YA, KAMU BEGITU….”

 

Untuk kalian yang……PATAH HATI

Sakit patah hati hanya bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau mengijinkannya.

Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi hati yang patah melainkan hikmah apa yang bisa diambil sebagai pelajaran.

Tentang Sahabat

October 24, 2009 by isyss

seandainya dunia tak perlu sahabat

apalah arti dunia ini

dunia yang penuh dengki iri hati,,,

jauh dari kasih

temanku yang pesimis bilang:

lebih mudah cari 1000 musuh daripada seorang sahabat…

yang benar saja kataku,,,

coba saja lihat dalam hidup ini

dalam hitungan detik saja sahabat menjadi musuh

bahkan terkadang jadi musuh dalam selimut…

temanku lain yang optimis bilang:

Hidup terasa indah dan berarti bukan ketika banyak orang mengenal kita

tetapi ketika mereka merasa bahagia karena mengenal kita…

so, menjadi berkat buat orang lain itu sungguh indah

Kisah Untuk Kawan

October 19, 2009 by isyss

kuceritakan sebuah kisah kawan…

tentang hidup yang tak kutahu milik siapa mengapa,,,dan untuk apa…

hidupku sebuah perjalanan tanpa akhir tak bisa berpijak di satu tempat

aku bergerak…pindah…pergi

urip iku mung mampir ngombe,,,kata simbah,,,

sekedar lepas dahaga

sekedar menarik nafas ‘tuk kemudian langkahkan kaki lagi

hidupku sebuah persimpangan,,,

‘tukmemilih kemana,,, ‘tuk terus ,,,kapan?

aku pun tak tahu apa yang kucari dalam hidup

temanku bilang: kebahagiaan!

oh kebahagiaankah yang kucari

sedang bahagia berarti tak ada penderitaan

namun kawan lihat sendiri adakah ketiadaan penderitaan,,,

derita dan bahagia tiada bersisi tiada garis batas

bahagia adalah utopia semu…

hanya isapan jempol hiburan dari tukang obat di pasar…

hidup adalah sebuah pencarian yang tiada berakhir

sebuah pencarian yang tak tahu : apa yang dicari

yang penting kawan :MENCARI

mencari dan teruslah mencari,,,

tak perlu kau tahu apa yang kau cari..

yang penting biarkan dirimu untuk mencari…

bkn kebahagiaan yang kau cari kau sia-sia,,,

bahagia adalah belenggumu

jiwamu terpasung oleh bahgia

terus-teruslah mencari kawan

cari dan cari

oh hidup aku datang untuk menemuimu..

okt.2009

by mang axy

Wanita

October 19, 2009 by isyss

Wanita adalah makhluk yang tidak berkumis

Paling suka mendandani wajah, apa lagi alis

Senjata tak terkalahkan di kala  menangis

Mengeluarkan uang sangat ekonomis

Tapi paling takut disuruh naik bis

Katanya penumpang pada bau amis

Kalau menulis rapi dan manis

Rasanya ingin di jadikan sekretaris

Kalau gembira menjadi humoris

Tapi kalu marah menjadi cerwis

Kalau sedih menjadi dramatis

Bila didekati menjadi romantis

Kata orang ada yang materialistis

Membuat kantong pria kembang kempis

Akhirnya sang pria meringis

Karena uangnya terkuras habis

Disikat wanita imperialis

Kisah Sehelai Daun

October 19, 2009 by isyss

Pada sebatang pohon kecil, hiduplah beberapa daun yang tumbuh bersama. Di antara daun-daun tersebut terdapat sebuah daun yang sangat besar dan kuat. Daun itu diagung­-agungkan karena kekuatannya. Dialah yang dianggap pelindung bagi daun-daun lainnya dari badai, hujan, panas matahari yang terik, dan bahaya lainnya.

Suatu ketika datanglah musim kemarau yang panjang. daun-daun di pohon kecil itu mulai layu karena tidak mendapat air dan makanan. Daun besar yang tadinya kuat dan besar mulai keriput. Ia berusaha melindungi daun-daun lainnya dari matahari yang bersinar sangat terik sehingga daun-daun sahabatnya tidak kehilangan air lebih banyak lagi. Hari berganti hari, daun besar itu sudah sampai pada puncak usahanya. Ia mulai sobek-sobek sehingga sinar matahari mulai menembusnya. Ia mulai kehilangan kekuatannya dan daun-daun lainnya pun sudah mulai mengabaikannya karena is sudah tidak kuat lagi seperti dulu. Beberapa Hari kemudian daun besar itu merasa tidak kuat lagi akhirnya is berkata kepada teman-temannya: Teman-teman aku tidak lagi mempunyai kekuatan untuk melindungi kalian, aku akan gugur. Selamat tinggal. Setelah berkata demikian akhirnya daun besar itu pun gugurlah.

Musim kemarau terus berlanjut, daun-daun di pohon kecil itu saling bertahan untuk hidup. Mereka sama sekali sudah melupakan daun besar yang telah berjasa melindungi mereka sehingga mereka dapat bertahan sampai sekarang. Musim kemarau tidak juga berakhir. Daun-daun di pohon kecil itu mulai kehilangan harapan. Mereka merasa sangat kelaparan, kehausan dan akan mati.

Di saat mereka sudah hamper putus asa, tiba-tiba dirasakan adanya air dan makanan dari tanah. Mereka terheran-heran akan adanya keajaiban itu. Setelah lama mencari-cari mereka menyadari. Mereka melihat daun besar itu sudah membusuk dan menghasilkan banyak air dan sari makanan bagi mereka. Akhirnya dengan air dan sari makanan dari daun besar tadi, daun-daun di pohon kecil itu bertahan sampai musim hujan datang. Daun-daun di pohon kecil sangat menyesal karena mereka telah melupakan daun besar itu. Pada hal sampai akhir hayatnya daun besar itu tetap menjadi pahlawan bagi daun-daun lainnya.

Cinta Terpendam

October 19, 2009 by isyss

Kadangkala cinta itu tidak harus diungkapkan dengan kata-kata. Ada kalanya cinta itu tumbuh di hati seseorang, malahan orang tersebut menyimpannya dalam-dalam. Hal itu ia lakukan tak lain demi menjaga kesucuian sebuah cinta itu sendiri. Cinta itu memang murni, tak seorang pun yang bisa menentang jika cinta itu datang. Cinta tidak memandang usia, status dan keadaan. Cinta juga tidak menuntut harus memiliki. Seseorang yang merasakan cinta akan senang apabila ia bisa selalu bertemu dengan orang yang dicintai.

Cinta adalah anugerah Tuhan yang perlu disyukuri. dunia tidak akan menjadi lebih indah jika tidak ada ruang untuk cinta. Mencintai dan dicintai meski kadangkala hubungan kita dengan pasangan menyebabkan stress. yang terjadi justru sebaliknya, tanpa cinta, Stress kita akan berkali lipat.

Cinta adalah dorongan yang lebih kuat daripada apapun.Cinta tidak kasat mata tidak dapat dilihat atau diukur tetapi cukup kuat untuk mengubah anda dalam sekejap. Cinta tidak Buta justru sebaliknya orang yang mengalaminya yang BUTA karena dia salah menempatkan cinta ditempat yang salah.

Mencintai adalah sesuatu yang indah yang telah dianugrahkan Tuhan didalam kehidupan kita. mekipun disaat kita mencintai seseorang namun balasan yang kita dapat adalah sebuah rasa sakit. jangan menyerah atau dendam karena cinta yang kamu miliki adalah cinta yang tulus

Cinta akan sangat berharga bila kita memberinya kepada orang yang menghargai akan cinta kita.
Janganlah engkau mencinta seperti air Hujan yang akan dapat mereda sewaktu-waktu Tapi hendaklah engkau mencinta seperti Aliran air sungai yang membutuhkan waktu yang lama untuk menyurutkannya.mencintai bukan berarti memiliki tetapi alangkah indahnya kalau kita dapat melakukan sesuatu yang berkesan untk org yg kita cintai

Cinta adalah anugrah yang diberikan oleh yang maha kuasa kepada setiap insan yang saling menyayangi.cinta tak dapat dipaksakan tetapi cinta dapat dirasakan.cinta memang indah tapi tidak semua yang indah itu adalah cinta.mungkin awal dari cinta adalah kebahagiaan dan keindahan tapi semua itu diakhiri dengan kesedihan dan penderitaan.jatuh cinta itu mudah tetapi untuk melupakan cinta itu sangat sulit.

Cinta Tidak Menunggu Seseorang Mengatakannya

October 19, 2009 by isyss

Alkisah ada seorang pria yang menyimpan perasaan pada teman gadisnya. Hingga kemudian pada saat pernikahannya, ia memutuskan untuk mengatakan perasaan yang sebenarnya pada gadis itu. Namun gadis itu akhirnya hanya menganggap itu hanyalah sebuah canda. Dan ada seorang pria yang ingin mengatakan pada istrinya betapa ia mencintainya, namun ia tidak pernah mengatakannya, hingga istrinya itu meninggal dunia. Pria itu hingga sekarang terus meletakkan bunga diatas batu nisannya. Dengan ciuman dan kata-kata “AKU CINTA KAMU.” Entah apakah istrinya mengetahui hal itu?

Saat ini ada seorang gadis yang selalu ingin merasakan hangatnya pelukan kasih sayang ayahnya, tapi ia malu untuk mengatakannya. Hingga pada suatu hari ayahnya tak mungkin memeluknya lagi… Banyak kisah yang terjadi setiap harinya, dan kita mungkin menyadari semua itu. Apa yang telah terjadi kemarin, tak mungkin kembali… tapi apakah kita bisa memastikan apa yang akan terjadi besok? Pikirkanlah tentang sesuatu yang ingin kita katakan dan janganlah kita selalu menunggu saat yang tepat? Katakanlah cinta dan kasih sayang itu.

Jika kau meninggalkan pesta yang ramai dan berjalan bersama, hanya berdua dengan seseorang… itulah cinta.

Ketika kau bersama seseorang, dan kau seringkali mendiamkannya. Tapi ketika ia tak bersamamu dan kau mencarinya… saat itulah kau merasakan cinta.

Jika ada seseorang yang selalu membuatmu tertawa, menatapmu penuh perhatian dan ingin selalu pergi bersamanya. Kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau melihat sebuah foto bersama, dan kau mencari seseorang yang special…(untuk mengetahui siapa yang berada disampingya difoto itu) lalu kau membayangkan dirimu yang ada disana… yakinlah kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau tidak menerima telepon saat kau sibuk belajar, tapi tak mampu menahan diri saat seseorang menelponmu… saat itulah kau sedang jatuh cinta.

Jika kau lebih tertarik menerima sebuah surat pendek dari seseorang daripada surat-surat lain yang panjang… kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau mendapat tiket gratis untuk berdua, dan kau tak ragu-ragu mengajak seseorang, kau sedang jatuh cinta.

Kau terus mengatakan kami hanyalah teman biasa, tapi kau sadar kau tak bisa melepaskan diri darinya… saat itulah kau merasakan cinta.

Cinta bukanlah sesuatu yang buruk dan semua bergantung pada kita bagaimana menginginkannya. Berbagilah, dan katakanlah kepada orang-orang yang berarti bagimu….

Tentang Sahabat

October 19, 2009 by isyss

Sahabat, Jika engkau ingin menangis Panggilah aku, Aku tidak berjanji bisa menghapus air matamu. Tetapi aku bisa datang dan menangis bersamamu

Sahabat, Jika engkau sedih dan ingin berlari jauh-jauh Panggilah aku, Aku tidak berjanji bisa menghentikanmu. Tetapi aku bisa datang dan berlari bersamamu

Sahabat, Jika engkau ingin diam seribu bahasa dan tak mau bicara pada siapapun Panggilah aku, Karena aku bisa datang untuk duduk dan diam bersamamu

Sahabat, Ketika engkau memanggilku dan tidak ada jawaban batanglah kepadaku, Sebab akulah yang membutuhkanmu

Kami bersahabat tanpa mengikat persahabatan. Kami saling menyayangi tanpa pernah membicarakan tantang kasih sayang itu. Kami rela untuk saling berkorban tanpa menganggap perbuatan kami sebagai suatu pengorbanan.” Begitulah sifat kami, Ia dan saya.

BERILAH APA YANG ENGKAU BAWA, TETAPI BAWALAH HANYA CINTA, SEGALA HAL LAINNYA TINGGALKAN DI RUMAH.”

Sabda Bahagia Versi Iblis

October 19, 2009 by isyss

Berbahagialah orang yang terlalu capek dan sibuk dengan pekerjaannya, sehingga tidak punya waktu lagi untuk ketuarganya, teman-temannya (sesama), dan untuk Tuhan. Mereka adalah anak-anakku yang mengerti kerinduan hatiku yang terdalam.

Berbahagialah orang yang selalu mengharapkan pujian atas apa yang mereka perbuat. Aku bisa memperalat dan menunggangi ambisi mereka melalui pujian.

Berbahagialah orang yang memelihara hati yang terlalu sensitive. Dengan sedikit “sentilan” saja mereka tersinggung. Mereka akan kurang bersemangat dalam bekerja dan akan segera menghilang dalam pelayanan. Mereka ini adalah pegikutku yang setia.

Berbahagialah mereka para pembuat masalah. Mereka disebut anak-anakku.

Berbahagialah orang yang selalu mengeluh. Aku senang karena benih sungut-sungut yang kutabur bertumbuh subur di hati dan lidah mereka.

Berbahagialah mereka yang egois, suka mementirigkan diri sendiri dan tidak peduli pada orang lain. Mereka adalah sahabat-sahabatku yang setia.

Berbahagialah mereka yang suka “ngegosip karena mereka akan menimbulkan perpecahan dan pertengkaran. Perbuatan mereka ini sungguh sangat menyenangkan hatiku.

Berbahagialah orang yang mengaku merigasihi Tuhan, tetapi membenci saudara saudarinya dan melakukan kekerasan. Mereka akan hidup bersamaku di nereka selamanya.

Berbahagialah orang yang membalas kebaikan dengan kejahatan, penganiayaan dengan penganiayaan, dan kebencian dengan kebencian. Mereka akan mendapat upah yang sama denganku di dalam kegelapan yang abadi.

Berbahagialah orang yang melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Merekalah mitra kerjaku. Pahala mereka adalah dibenci sesamanya dan kelak ditolak oleh surga.

Berbahagialah orang yang membaca tulisan ini dan merasa isinya pas untuk orang lain, dan bukan untuk dirinya sendiri. Mereka berada dalam taganku, kata si Iblis. Coba kita renungkan bersama