Archive for April, 2009

Dengarkah Engkau?

April 16, 2009

Apakah kita akhirnya harus berpisah?
Apakah kita harus saling menghapuskan satu sama lain dalam ingatan?
Bagaimana aku dapat menempuh kehidupan dengan menahan luka mendalam atas cinta yang diberikan pada ku.
Meskipun setiap hari aku hidup dengan hati yang kosong akibat rasa rindu yang pahit,
aku sama sekali tidak menyesal pernah mencintaimu.
Saat aku merasa rindu sekali padamu sampai-sampai menjadi gila,
aku hanya menangis tanpa diketahui orang lain.
Jangan melupakan.., kau.., jangan melupakan bahwa
aku senantiasa berada di sisimu.
Aku mencintaimu. Apakah kau sekarang mendengarkan ungkapanku?

Meskipun kau tidak bisa kembali kepadaku, namun kita belum berpisah,
karena kau sekarang pergi untuk kembali lagi kepada ku kapan saja.

Saat aku merasa rindu sekali pada mu sampai-sampai menjadi gila,
aku hanya menangis tanpa diketahui orang lain.
Jangan melupakan.., kau.., jangan melupakan bahwa
aku senantiasa berada di sisi mu.
Aku mencintai mu. Apakah kau sekarang mendengarkan ungkapan ku?

Aku senantiasa menantikanmu meskipun kau dulu melupakanku.
Karena aku mencintai mu, aku lebih mencintai mu daripada kamu sendiri.
Aku akan membawa air mata dan juga rasa sepiku.
Jangan menangis, kau, jangan menangis meskipun dunia membuat mu sedih.
Aku mencintai mu. Apakah kau sekarang mendengarkan ungkapan ku?

Hanya Kau

April 16, 2009

Hanya Kau
Hanya kau yang membuatku tersenyum.
Hanya kau yang melindungiku.
Hanya kau, kau lebih berkilau daripada permata.
Kau lebih cerah daripada sinar matahari
Hatimu lebih luas daripada laut.
Hanya kau, hanya kau yang membuatku hidup.

Untuk bertemu denganmu
ku nampaknya berputar-putar bagai bintang di tempat yang jauh.
Tolong berikan cintamu yang tidak akan sirna
seperti matahari yang panas itu
hanya dengan cinta.
Meskipun aku memberikan sedikit cinta,
Namun kau memberikan cinta yang berlimpah-limpah…
Hanya kau satu-satunya orang yang dapat membahagiakanku.

Matamu berkilau seperti bintang.
Bibirmu dan dua tanganmu… tidak ada yang tidak cantik.
Kita semakin mirip satu sama lain.
Kita hanya memberikan rasa bahagia satu sama lain.
Aku ingin menyampaikan suatu ungkapan kepadamu.

Apakah aku pernah melontarkan ucapan terima kasih selama kita berpacaran?
Aku hanya merasa bersalah kepadamu.

Tolong berikan cintamu yang tidak akan sirna
seperti matahari yang panas itu
hanya dengan cinta.
Meskipun aku memberikan sedikit cinta,
Namun kau memberikan cinta yang berlimpah-limpah…
Hanya kau satu-satunya orang yang dapat membahagiakanku.

Meskipun ku berikan semua kehidupanku kepadamu,
aku sama sekali tidak menyesal.
Hanya kau, hanya kaulah alasan kehidupanku.

Hari Kerinduan

April 16, 2009

Pada hari aku ingin melihat mu

Aku melepaskan mu tanpa rasa ragu-ragu.Meskipun aku sudah ratusan kali menghilangkan mu dari hatiku,yang tinggal hanya rasa menyesal saja. Seperti itulah, aku meninggalkan mu. Seperti orang bodoh, aku kurang mengenal mu. Jantung ku terus berdebar-debar seperti hari pertama aku melihat mu.

Pada hari aku ingin melihat mu, pada hari air mataku berlinang, pada hari jantungku berdebar-debar, dan pada hari aku merasa rindu pada mu aku tanpa sadar menekan tombol nomor telpon mu dan aku rindu sekali pada mu.

Kebetulan aku mendengarkan kabar tentang mu. Entah kau juga terkadang merasa rindu padaku atau tidak? Situasi kita banyak dirubah, maka kenang-kenangan juga menjadi bintang.

Pada hari aku ingin melihat mu, pada hari air mataku berlinang, pada hari jantungku berdebar-debar, dan pada hari aku merasa rindu pada mu aku tanpa sadar menekan tombol nomor telpon mu dan aku rindu sekali pada mu.

Ketika berdasarkan ungkapan terima kasih, ungkapan minta maaf dan ungkapan cinta padaku, dengan hati yang kurang mengekang waktu yang tak bisa dikembalikan, memanggil mu, aku merasa sangat rindu sekali pada mu.

Ketika aku membuka mata, yang kulihat hanya engkau. Kenang-kenangan pada hari pertama kita bertemu, terpancar dari kaca. Apakah aku bisa melihat mu lagi? Pada hari aku ingin melihat mu

Pada hari rasa rindu berlimpah-limpah, pada hari kau terasa menjadi bagian hidupku pada hari aku ingin menangis dan pada hari hatiku sakit, aku tanpa sadar menekan tombol nomor telepon mu. Aku rindu sekali pada mu.

Ketika berdasarkan ungkapan terima kasih, ungkapan minta maaf dan ungkapan cinta padaku, dengan hati yang kurang mengekang waktu yang tak bisa dikembalikan, memanggil mu, aku merasa sangat rindu sekali pada mu.