Archive for October, 2009

Tentang Sahabat

October 24, 2009

seandainya dunia tak perlu sahabat

apalah arti dunia ini

dunia yang penuh dengki iri hati,,,

jauh dari kasih

temanku yang pesimis bilang:

lebih mudah cari 1000 musuh daripada seorang sahabat…

yang benar saja kataku,,,

coba saja lihat dalam hidup ini

dalam hitungan detik saja sahabat menjadi musuh

bahkan terkadang jadi musuh dalam selimut…

temanku lain yang optimis bilang:

Hidup terasa indah dan berarti bukan ketika banyak orang mengenal kita

tetapi ketika mereka merasa bahagia karena mengenal kita…

so, menjadi berkat buat orang lain itu sungguh indah

Kisah Untuk Kawan

October 19, 2009

kuceritakan sebuah kisah kawan…

tentang hidup yang tak kutahu milik siapa mengapa,,,dan untuk apa…

hidupku sebuah perjalanan tanpa akhir tak bisa berpijak di satu tempat

aku bergerak…pindah…pergi

urip iku mung mampir ngombe,,,kata simbah,,,

sekedar lepas dahaga

sekedar menarik nafas ‘tuk kemudian langkahkan kaki lagi

hidupku sebuah persimpangan,,,

‘tukmemilih kemana,,, ‘tuk terus ,,,kapan?

aku pun tak tahu apa yang kucari dalam hidup

temanku bilang: kebahagiaan!

oh kebahagiaankah yang kucari

sedang bahagia berarti tak ada penderitaan

namun kawan lihat sendiri adakah ketiadaan penderitaan,,,

derita dan bahagia tiada bersisi tiada garis batas

bahagia adalah utopia semu…

hanya isapan jempol hiburan dari tukang obat di pasar…

hidup adalah sebuah pencarian yang tiada berakhir

sebuah pencarian yang tak tahu : apa yang dicari

yang penting kawan :MENCARI

mencari dan teruslah mencari,,,

tak perlu kau tahu apa yang kau cari..

yang penting biarkan dirimu untuk mencari…

bkn kebahagiaan yang kau cari kau sia-sia,,,

bahagia adalah belenggumu

jiwamu terpasung oleh bahgia

terus-teruslah mencari kawan

cari dan cari

oh hidup aku datang untuk menemuimu..

okt.2009

by mang axy

Wanita

October 19, 2009

Wanita adalah makhluk yang tidak berkumis

Paling suka mendandani wajah, apa lagi alis

Senjata tak terkalahkan di kala  menangis

Mengeluarkan uang sangat ekonomis

Tapi paling takut disuruh naik bis

Katanya penumpang pada bau amis

Kalau menulis rapi dan manis

Rasanya ingin di jadikan sekretaris

Kalau gembira menjadi humoris

Tapi kalu marah menjadi cerwis

Kalau sedih menjadi dramatis

Bila didekati menjadi romantis

Kata orang ada yang materialistis

Membuat kantong pria kembang kempis

Akhirnya sang pria meringis

Karena uangnya terkuras habis

Disikat wanita imperialis

Kisah Sehelai Daun

October 19, 2009

Pada sebatang pohon kecil, hiduplah beberapa daun yang tumbuh bersama. Di antara daun-daun tersebut terdapat sebuah daun yang sangat besar dan kuat. Daun itu diagung­-agungkan karena kekuatannya. Dialah yang dianggap pelindung bagi daun-daun lainnya dari badai, hujan, panas matahari yang terik, dan bahaya lainnya.

Suatu ketika datanglah musim kemarau yang panjang. daun-daun di pohon kecil itu mulai layu karena tidak mendapat air dan makanan. Daun besar yang tadinya kuat dan besar mulai keriput. Ia berusaha melindungi daun-daun lainnya dari matahari yang bersinar sangat terik sehingga daun-daun sahabatnya tidak kehilangan air lebih banyak lagi. Hari berganti hari, daun besar itu sudah sampai pada puncak usahanya. Ia mulai sobek-sobek sehingga sinar matahari mulai menembusnya. Ia mulai kehilangan kekuatannya dan daun-daun lainnya pun sudah mulai mengabaikannya karena is sudah tidak kuat lagi seperti dulu. Beberapa Hari kemudian daun besar itu merasa tidak kuat lagi akhirnya is berkata kepada teman-temannya: Teman-teman aku tidak lagi mempunyai kekuatan untuk melindungi kalian, aku akan gugur. Selamat tinggal. Setelah berkata demikian akhirnya daun besar itu pun gugurlah.

Musim kemarau terus berlanjut, daun-daun di pohon kecil itu saling bertahan untuk hidup. Mereka sama sekali sudah melupakan daun besar yang telah berjasa melindungi mereka sehingga mereka dapat bertahan sampai sekarang. Musim kemarau tidak juga berakhir. Daun-daun di pohon kecil itu mulai kehilangan harapan. Mereka merasa sangat kelaparan, kehausan dan akan mati.

Di saat mereka sudah hamper putus asa, tiba-tiba dirasakan adanya air dan makanan dari tanah. Mereka terheran-heran akan adanya keajaiban itu. Setelah lama mencari-cari mereka menyadari. Mereka melihat daun besar itu sudah membusuk dan menghasilkan banyak air dan sari makanan bagi mereka. Akhirnya dengan air dan sari makanan dari daun besar tadi, daun-daun di pohon kecil itu bertahan sampai musim hujan datang. Daun-daun di pohon kecil sangat menyesal karena mereka telah melupakan daun besar itu. Pada hal sampai akhir hayatnya daun besar itu tetap menjadi pahlawan bagi daun-daun lainnya.

Cinta Terpendam

October 19, 2009

Kadangkala cinta itu tidak harus diungkapkan dengan kata-kata. Ada kalanya cinta itu tumbuh di hati seseorang, malahan orang tersebut menyimpannya dalam-dalam. Hal itu ia lakukan tak lain demi menjaga kesucuian sebuah cinta itu sendiri. Cinta itu memang murni, tak seorang pun yang bisa menentang jika cinta itu datang. Cinta tidak memandang usia, status dan keadaan. Cinta juga tidak menuntut harus memiliki. Seseorang yang merasakan cinta akan senang apabila ia bisa selalu bertemu dengan orang yang dicintai.

Cinta adalah anugerah Tuhan yang perlu disyukuri. dunia tidak akan menjadi lebih indah jika tidak ada ruang untuk cinta. Mencintai dan dicintai meski kadangkala hubungan kita dengan pasangan menyebabkan stress. yang terjadi justru sebaliknya, tanpa cinta, Stress kita akan berkali lipat.

Cinta adalah dorongan yang lebih kuat daripada apapun.Cinta tidak kasat mata tidak dapat dilihat atau diukur tetapi cukup kuat untuk mengubah anda dalam sekejap. Cinta tidak Buta justru sebaliknya orang yang mengalaminya yang BUTA karena dia salah menempatkan cinta ditempat yang salah.

Mencintai adalah sesuatu yang indah yang telah dianugrahkan Tuhan didalam kehidupan kita. mekipun disaat kita mencintai seseorang namun balasan yang kita dapat adalah sebuah rasa sakit. jangan menyerah atau dendam karena cinta yang kamu miliki adalah cinta yang tulus

Cinta akan sangat berharga bila kita memberinya kepada orang yang menghargai akan cinta kita.
Janganlah engkau mencinta seperti air Hujan yang akan dapat mereda sewaktu-waktu Tapi hendaklah engkau mencinta seperti Aliran air sungai yang membutuhkan waktu yang lama untuk menyurutkannya.mencintai bukan berarti memiliki tetapi alangkah indahnya kalau kita dapat melakukan sesuatu yang berkesan untk org yg kita cintai

Cinta adalah anugrah yang diberikan oleh yang maha kuasa kepada setiap insan yang saling menyayangi.cinta tak dapat dipaksakan tetapi cinta dapat dirasakan.cinta memang indah tapi tidak semua yang indah itu adalah cinta.mungkin awal dari cinta adalah kebahagiaan dan keindahan tapi semua itu diakhiri dengan kesedihan dan penderitaan.jatuh cinta itu mudah tetapi untuk melupakan cinta itu sangat sulit.

Cinta Tidak Menunggu Seseorang Mengatakannya

October 19, 2009

Alkisah ada seorang pria yang menyimpan perasaan pada teman gadisnya. Hingga kemudian pada saat pernikahannya, ia memutuskan untuk mengatakan perasaan yang sebenarnya pada gadis itu. Namun gadis itu akhirnya hanya menganggap itu hanyalah sebuah canda. Dan ada seorang pria yang ingin mengatakan pada istrinya betapa ia mencintainya, namun ia tidak pernah mengatakannya, hingga istrinya itu meninggal dunia. Pria itu hingga sekarang terus meletakkan bunga diatas batu nisannya. Dengan ciuman dan kata-kata “AKU CINTA KAMU.” Entah apakah istrinya mengetahui hal itu?

Saat ini ada seorang gadis yang selalu ingin merasakan hangatnya pelukan kasih sayang ayahnya, tapi ia malu untuk mengatakannya. Hingga pada suatu hari ayahnya tak mungkin memeluknya lagi… Banyak kisah yang terjadi setiap harinya, dan kita mungkin menyadari semua itu. Apa yang telah terjadi kemarin, tak mungkin kembali… tapi apakah kita bisa memastikan apa yang akan terjadi besok? Pikirkanlah tentang sesuatu yang ingin kita katakan dan janganlah kita selalu menunggu saat yang tepat? Katakanlah cinta dan kasih sayang itu.

Jika kau meninggalkan pesta yang ramai dan berjalan bersama, hanya berdua dengan seseorang… itulah cinta.

Ketika kau bersama seseorang, dan kau seringkali mendiamkannya. Tapi ketika ia tak bersamamu dan kau mencarinya… saat itulah kau merasakan cinta.

Jika ada seseorang yang selalu membuatmu tertawa, menatapmu penuh perhatian dan ingin selalu pergi bersamanya. Kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau melihat sebuah foto bersama, dan kau mencari seseorang yang special…(untuk mengetahui siapa yang berada disampingya difoto itu) lalu kau membayangkan dirimu yang ada disana… yakinlah kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau tidak menerima telepon saat kau sibuk belajar, tapi tak mampu menahan diri saat seseorang menelponmu… saat itulah kau sedang jatuh cinta.

Jika kau lebih tertarik menerima sebuah surat pendek dari seseorang daripada surat-surat lain yang panjang… kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau mendapat tiket gratis untuk berdua, dan kau tak ragu-ragu mengajak seseorang, kau sedang jatuh cinta.

Kau terus mengatakan kami hanyalah teman biasa, tapi kau sadar kau tak bisa melepaskan diri darinya… saat itulah kau merasakan cinta.

Cinta bukanlah sesuatu yang buruk dan semua bergantung pada kita bagaimana menginginkannya. Berbagilah, dan katakanlah kepada orang-orang yang berarti bagimu….

Tentang Sahabat

October 19, 2009

Sahabat, Jika engkau ingin menangis Panggilah aku, Aku tidak berjanji bisa menghapus air matamu. Tetapi aku bisa datang dan menangis bersamamu

Sahabat, Jika engkau sedih dan ingin berlari jauh-jauh Panggilah aku, Aku tidak berjanji bisa menghentikanmu. Tetapi aku bisa datang dan berlari bersamamu

Sahabat, Jika engkau ingin diam seribu bahasa dan tak mau bicara pada siapapun Panggilah aku, Karena aku bisa datang untuk duduk dan diam bersamamu

Sahabat, Ketika engkau memanggilku dan tidak ada jawaban batanglah kepadaku, Sebab akulah yang membutuhkanmu

Kami bersahabat tanpa mengikat persahabatan. Kami saling menyayangi tanpa pernah membicarakan tantang kasih sayang itu. Kami rela untuk saling berkorban tanpa menganggap perbuatan kami sebagai suatu pengorbanan.” Begitulah sifat kami, Ia dan saya.

BERILAH APA YANG ENGKAU BAWA, TETAPI BAWALAH HANYA CINTA, SEGALA HAL LAINNYA TINGGALKAN DI RUMAH.”

Sabda Bahagia Versi Iblis

October 19, 2009

Berbahagialah orang yang terlalu capek dan sibuk dengan pekerjaannya, sehingga tidak punya waktu lagi untuk ketuarganya, teman-temannya (sesama), dan untuk Tuhan. Mereka adalah anak-anakku yang mengerti kerinduan hatiku yang terdalam.

Berbahagialah orang yang selalu mengharapkan pujian atas apa yang mereka perbuat. Aku bisa memperalat dan menunggangi ambisi mereka melalui pujian.

Berbahagialah orang yang memelihara hati yang terlalu sensitive. Dengan sedikit “sentilan” saja mereka tersinggung. Mereka akan kurang bersemangat dalam bekerja dan akan segera menghilang dalam pelayanan. Mereka ini adalah pegikutku yang setia.

Berbahagialah mereka para pembuat masalah. Mereka disebut anak-anakku.

Berbahagialah orang yang selalu mengeluh. Aku senang karena benih sungut-sungut yang kutabur bertumbuh subur di hati dan lidah mereka.

Berbahagialah mereka yang egois, suka mementirigkan diri sendiri dan tidak peduli pada orang lain. Mereka adalah sahabat-sahabatku yang setia.

Berbahagialah mereka yang suka “ngegosip karena mereka akan menimbulkan perpecahan dan pertengkaran. Perbuatan mereka ini sungguh sangat menyenangkan hatiku.

Berbahagialah orang yang mengaku merigasihi Tuhan, tetapi membenci saudara saudarinya dan melakukan kekerasan. Mereka akan hidup bersamaku di nereka selamanya.

Berbahagialah orang yang membalas kebaikan dengan kejahatan, penganiayaan dengan penganiayaan, dan kebencian dengan kebencian. Mereka akan mendapat upah yang sama denganku di dalam kegelapan yang abadi.

Berbahagialah orang yang melakukan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Merekalah mitra kerjaku. Pahala mereka adalah dibenci sesamanya dan kelak ditolak oleh surga.

Berbahagialah orang yang membaca tulisan ini dan merasa isinya pas untuk orang lain, dan bukan untuk dirinya sendiri. Mereka berada dalam taganku, kata si Iblis. Coba kita renungkan bersama

Buah Kejujuran

October 19, 2009

Pada suatu hari, ada seorang penebang kayu yang sedang menebangi cabang sebuah pohon yang melintang di atas sungai. Tiba-tiba kapaknya terjatuh ke sungai itu. Ketika ia menangis, Tuhan menampakkan diri dan bertatrya, “Mengapa kamu mengangis?“ Si penebang kayu menjawab bahwa kapaknya telah terjatuh ke dalam sungai. Segera Tuhan masuk ke dalam air dan muncul dengan sebuah kapak emas. “Inikah kapakmu?” Tuhanbertanya. “Bukan,” si penebang kayu menjawab. Tuhan masuk kembali ke dalam sungai dan muncul dengan membawa kapak perak. “Inikah kapakmu?” Tuhan bertanya lagi. “Bukan!” si penebang kayu menjawab. Sekali lagi Tuhan masuk ke dalam air lagi dan muncul dengan kapak besi. “Inikah kapakmu?” Tuhan bertanya. “Ya, Tuhan, ini kapak saya!” Tuhan sangat senang atas kejujurannya dan Tuhan memberikan ketiga kapak itu kepadanya. Penebang kayu pulang kje rumahnya dengan hati gembira. Beberapa waktu kemudian, si penebang kayu berjalan-jalan di sepanjang sungai dengan isterinya. Tiba-tiba sang isteri tercinta jatuh ke dalam sungai itu. Ketika penebang kayu menangis Tuhan dating menampakkan diri dan bertanya, “Mengapa engkau menangis anak-Ku?” “Maafkan saya Ya Tuhan. Ini hanya kesalahpahaman belaka. Kalau saya berkata ‘bukan’ pada Stelora, Engkau pasti kembali dengan Sisil. Kalau saya berkata ‘bukan’ kepadanya, pada akhirnya Engkau pasti akan muncul dengan istri saya dan akan berkata ‘Ya’. Kemudian Engkau pasti akan memberikan kepada saya. Tuhan, saya adalah orang miskin saya tidak mampu menghidupi mereka bertiga, Itu sebab saya menjawab “Ya”

Kopi Asin

October 19, 2009

Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta. Si gadis tampil luar biasa “Banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Di pria sebaliknya, tampil biasa saja dan tidak ada yang begitu memperhatikannya. Tetapi, saat seusai pesta, dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tetapi karena kesopanan si pria itu, dia mengangguk mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop. Si pria sangat gugup, tangannya acap bergetar dan dia tidak berkata apapun. Si gadis yang merasakan ketegangan itu, kian tak nyaman. Dia pun berkata ”Tidakkah kita lebih baik pulang saja? Namun, tiba-tiba pria itu berkata untuk pertama kalinya, sambil melambaikan tangannya kepada pelayana, “bisa minta garam untuk kopi saya?” Semua orang yang mendengar, memandang dengan aneh ke arah si pria itu. Si pria, jelas wajahnya berubah, tetapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya, dan dengan tenang meminumnya. Si gadis dengan penuh penasaran bertanya, “Kenapa kamu bisa punya hobi seperti ini? Si pria menjawab, “Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut. Saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan air laut, asin dan sedikit mengigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya minum kopi asin saya selalu ingat kampung halaman saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih tinggal di sana.” Begitu kalimat terakhir mata si pria mulai berkaca-kaca,dan si gadis itu sanngat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapan nya. Si gadis berpikir, bila seorang pria dapat berceita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencinta rumahnya”. Peduli akan rumahnya mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara bercerita tentang kampung halamannya nun jauh di sana, masa kecilnya, dan keluarganya. Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat, juga menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka berdua. Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya; dia sangat perhatian, baik hati, hangat, sangat peduli, betul-betul seseorang yang sangat baik. Ah, dia hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu. Untung ada kopi asin. Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya cerita cinta, sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya. Dan setiap hari sang istri membuat kopi untuk sang pangeran ia selalu membubuhkan garam di dalamnya, bukan gula di dalamnya, bukan gula, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh suaminya. Setelah empat puluh tahun si pria meninggal dan meninggalkan sebuah surat. Dengan gemetar, si isteri membaca surat itu . “Sayangku yang tercinta, mohon maafkan aku, sebab seumur hidupku bersamamu adalah sebuah dusta belaka. Meski hanya kebohongan yang aku katakan kepadamu..tentang kopi asin. Ingatkah kamu, sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu itu. Sebenarnya aku ingin minta gula teteapi malah berkata garam. Sulit sekali bagiku untuk mengubahnya karena kamu pasti akan merasa tidak nyaman. Jadi saya maju terus. Saya tak pernah berpikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita! Awal keakraban dan mata cinta kita. saya mencoba untuk berkata sejujurnya selama ini, untuk menjelaskan padamu, tetapi saya tertalu takut. Karena saya telah berjanji untuk tidak berbohong, sekalipun. Sekarang saya sekarat saya tidak takut apa-apa lagi, jadi saya katakan kepadamu yang sejujurnya: saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya sungguh tidak enak. Tapi, saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagian terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya ingin tetap bertemu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus minum kopi asin itu lagi.” Air mata si istri betul-betul tak terbendung lagi dan surat itu manjadi basah. Kemudian hari bila ada seseorang yang yang bertanya padanya apa rasanya minum kopi pakai garam? Si gadis pasti menjawab, ”rasanya manis” dengan senyuman dan dua titik air mata di pipinya